Wednesday, November 12, 2014

Pad Thai, Cita Rasa Kuliner Murah Khas Thailand



Tiap daerah tentu memiliki makanan khas tersendiri. Bahkan, pemerintah lokal juga turut melakukan promosi guna memperkenalkan makanan khas daerah tersebut kepada masyarakat. Jika makanan tersebut sudah terkenal dan tak asing lagi, tentu para wisatawan lokal maupun mancanegara akan mencari makanan tersebut untuk dicicipi.
Kali ini, penulis akan mengajak pembaca Ultimagz untuk mencicipi makanan khas warga Thailand, yaitu Pad Thai. Bahan dasar untuk membuat Pad Thai adalah mie yang terbuat dari beras dan digoreng serta dibumbui dengan kecap ikan, ulekan buah asam, bawang merah, bawang putih, ketumbar, cabai merah, gula aren, tauge, dan cuka (tergantung permintaan pembeli). Untuk menambah selera, pembeli dapat mencampurkan Pad Thai dengan telur, udang kering, kepiting, ayam, babi, ataupun tahu. Bahkan, untuk menambah selera, pembeli dapat menaburkan cabai bubuk, potongan udang kecil, atau kacang di atas makanan tersebut.
Nah, bagi Anda yang ingin berlibur di Negeri Gajah Putih ini, sempatkanlah mencicipi Pad Thai yang tatkala sering ditemui di kios pedagang kaki lima. Untuk harga pun bervariasi, mulai dari ฿30 atau sekitar Rp11.000,00, tergantung tambahan topping. Untuk porsi, jangan khawatir! Jika Anda sempat berpikir bahwa makanan ini tak mengenyangkan, maka pemikiran Anda meleset. Hidangan seporsi akan membuat Anda kenyang, apalagi rasanya yang sungguh menggoyang lidah. Penasaran?



#IAAE

Tuesday, November 11, 2014

Menara Petronas, Si Kembar Ikon Kuala Lumpur



Apa yang pertama kali kalian bayangkan jika mendengar kata “Kuala Lumpur”? Sudah pasti, sebuah menara kembar yang terletak di jantung kota langsung terlintas. Ya, Menara Kembar Petronas merupakan menara tertinggi keempat yang merupakan icon kota Kuala Lumpur.
Menara yang dibangun selama enam tahun ini, dirancang oleh seorang arsitek berkebangsaan Argentina, César Pelli dengan dibantu oleh Deejay Cerico, J.C. Guinto, dan Dominic Saibo. Perencanaan pembangunan menara setinggi 451,9 meter ini, sudah dilakukan pada Januari 1992 dan baru terlaksana enam tahun setelahnya. Beton merupakan bahan dasar bangunan ini dan eksterior terbuat dari besi dan kaca yang meyerupai motif kesenian Islam di Malaysia.
Salah satu menaranya ditempati oleh Petronas dan anak perusahaannya, sementara menara yang lainnya disewakan ke beberapa perusahaan lain. Kedua menara ini dihubungkan oleh sebuah jembatan di lantai 41 dan 42. Pengunjung pun dapat melihat indahnya kota Kuala Lumpur dari jembatan ini antara pukul 08.30 hingga 19.00. Harga tiket masuknya pun bervariasi, yaitu:
  1. Paket 1: RM 3 (sekitar Rp11.300,oo) untuk dewasa dan anak-anak warga Malaysia dan RM 10 (sekitar Rp37.500,00) untuk selain warga Malaysia. Paket ini pun dapat dinikmati untuk melihat pemandangan dari jembatan udara saja, dan
  2. Paket 2: RM 20 (sekitar Rp75.000) untuk dewasa dan anak-anak warga Malaysia dan RM 40 (sekitar Rp150.000) untuk selain warga Malaysia. Paket ini dapat dinikmati untuk melihat pemandangan dari jembatan udara dan anjungan pemandangan.
Di sekitar menara ini, terdapat sebuah taman seluas 69.000 m2. Para wisatawan dapat menikmatinya untuk berolah raga maupun berwisata. Lokasi menara ini tidak jauh dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, cukup 45 menit yang ditempuh dengan kendaraan pribadi.
Hmm… kapan lagi bisa menikmati pemandangan indah Negeri Jiran dari atas Menara Petronas?



#IAAE

Tuk-tuk, Moda Transportasi Khas Bangkok



Kalau warga Jakarta memiliki bajaj sebagai salah satu moda transportasinya, warga Bangkok pun tak mau kalah. Mereka punya moda transportasi sendiri, yaitu tuk-tuk. Umumnya, tuk-tuk tidak hanya berada di Bangkok saja, tetapi moda transportasi ini ada di seluruh Thailand, hanya saja bentuk dan modelnya berbeda di tiap daerah.
Umumnya, kendaraan ini beroda tiga hasil modifikasi dari sepeda motor yang ditambahkan sebuah bak tertutup sebagai tempat penumpang duduk berkapasitas 5-10 orang. Tuk-tuk sendiri dapat dijadikan alat transportasi alternatif selain bus, ojek, dan taksi. Harganya pun bervariasi dan tidak membuat kantong bolong. Sebagai contoh, penulis pernah menaiki tuk-tuk dari Wat Arun menuju hotel di daerah Khaosan Road, hanya 80 baht atau sekitar Rp31.000 saja. Cukup murah bukan? Tip lainnya, cobalah untuk menawar harga agar tidak merogoh kocek dalam.
Bagaimana rasa saat menaiki tuk-tuk sendiri? Amazing! Kecepatan tuk-tuk ini tidak kalah dengan bajaj. Para pengemudi biasanya mengemudikannya dengan kecepatan di atas rata-rata, pas bagi penumpang yang harus berkejaran dengan waktu.
Penasaran ingin merasakan sensasinya? Kalian dapat langsung berkunjung ke Bangkok dan menikmati transportasi ini. Jam operasional tuk-tuk sendiri hampir 24 jam dan bahkan di pagi buta sudah banyak supir tuk-tuk yang menawarkan jasanya hingga tengah malam. Selamat melanglangbuana di Bangkok bersama tuk-tuk!



#IAAE

Wat Pho, Tempat Bersemayamnya Sang Buddha



Bangkok, tak hanya sekadar ibukota Thailand saja. Bangkok juga memiliki berbagai macam tempat wisata, khususnya wisata budaya. Jika berkunjung ke Bangkok, tentu tidak asing lagi apabila menjumpai banyak sekali candi di sepanjang jalanan. Candi dalam bahasa Thai disebut Wat.
Salah satu candi yang terkenal di Bangkok adalah Wat Pho. Di dalamnya terdapat sebuah patung Buddha raksasa yang sedang tertidur. Kebanyakan orang menyebutnya Temple of The Reclining Buddha atau The Sleeping Buddha. Lokasinya pun tidak terlalu jauh dari Wat Arun atau Golden Palace. Karena ketiga tempat ini merupakan segitiga budaya yang terkenal di Negeri Gajah Putih ini.
Untuk masuk ke dalamnya, para wisatawan cukup membayar 100 Baht saja atau sekitar Rp37.500,00. Harga tersebut sudah termasuk tiket masuk ke lokasi wisata dan air mineral dingin. Wat Pho dibuka pada pukul 08.00 dan tutup pada 18.30 waktu setempat. Jika pengunjung merasa lelah mengitari luasnya area Wat Pho, pihak pengelola menyediakan fasilitas pijat tradisional khas Thailand. Harganya pun bermacam-macam. Mulai dari 260 Baht – 520 Baht. Harga ini tergantung lama servis dan paket yang diambil.
Ada beberapa tips saat mengunjungi Wat Pho, yaitu:
  1. bersikap sopan dan menjaga kebersihan selama kunjungan karena Wat Pho merupakan tempat suci di mana upacara keagamaan sering dilaksanakan,
  2. disarankan bagi para wisatawan sebaiknya menggunakan pakaian yang sopan dan tidak memakai celana pendek di atas lutut baik pria maupun wanita,
  3. sebelum memasuki beberapa bangunan, diwajibkan bagi para wisatawan untuk melepas alas kaki dan ditempatkan pada rak atau tas yang telah disediakan,
  4. semua wisatawan diperbolehkan untuk mengambil foto di seluruh sudut Wat Pho, tetapi wisatawan tidak diperbolehkan untuk duduk atau menginjak patung. Hanya petugas saja yang diizinkan memanjat patung untuk dibersihkan, dan
  5. bagi para wanita dilarang melakukan kontak fisik terhadap biksu yang ada di sana, walaupun hanya sebatas berjabat tangan.
Melihat keindahan Sang Buddha berlapis emas ini memang sangat memukau! Yuk, datang sambil belajar wisata budaya di Wat Pho, Bangkok! Dijamin seru!



#IAAE

Perhatikan Cuaca Sebelum Bepergian!



Kondisi cuaca yang tidak menentu, seringkali menjadi kendala masyarakat dalam bepergian. Perubahan cuaca yang tiba-tiba, menyebabkan pengaturan jadwal perjalanan dapat berubah. Oleh sebab itu, tentu kondisi seperti ini memerlukan perhatian khusus, karena bila tidak cermat, tentu dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Lebih membahayakan lagi jika faktor cuaca ini digabung dengan kondisi jalan, karena dapat membahayakan siapa saja. Apalagi saat ini akan meningkatnya jumlah pengendara bermotor di jalanan selama masa mudik.
Berdasar rekapitulasi data Operasi Ketupat 2013, tercatat telah terjadi 3.061 kecelakaan dalam mudik dan arus balik lebaran. Sebanyak 686 orang meninggal dunia, 1.120 orang luka berat, dan 4.034 orang lain mengalami luka ringan.
Tentu hal seperti ini tidak ingin kembali terulang pada tahun ini. Oleh sebab itu, marilah kita meningkatkan kesadaran diri sendiri dalam mempersiapkan perjalanan agar selamat sampai tujuan.



#IAAE

DNS Google Bermasalah? Ini Solusinya



Belakangan ini, pemerintah Indonesia semakin mengupayakan jalannya program internet sehat. Sesuai  dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 19/2014, Internet Service Provider (ISP) atau penyedia layanan internet di Indonesia wajib melakukan pemblokiran terhadap situs atau konten yang bermuatan negatif.

Dalam penerapannya tidak hanya konten yang berbau negatif yang diblokir. Ada beberapa konten yang termasuk kategori positif juga turut diblokir. Beberapa contohnya adalah salah satu situs kesehatan yang membahas tentang air susu ibu (ASI) dan situs komikonline.

Untuk menyiasati kejadian tersebut, penulis biasanya menggunakan domain name system(DNS) yang dimiliki oleh google. Caranya adalah dengan memasukkan angka 8.8.8.8 ke kolom preferred DNS server dan angka 8.8.4.4 ke kolom alternate DNS server.

Namun, untuk saat ini google DNS sedang mengalami masalah, sehingga tidak dapat bekerja dengan baik. Penulis memiliki solusinya, yaitu mengganti alamat yang dimilikigoogle DNS dengan alamat yang dimiliki oleh GTEI (Verizon). Cara yang dilakukan sangat mudah, yaitu memasukkan angka 4.2.2.1 ke kolom preferred DNS server dan angka 4.2.2.6 ke kolom alternate DNS server.

Selamat mencoba!



#IAAE

[Cover] Kita

Kitaby. Sheila On 7

Di saat kita bersama
Di waktu kita tertawa
Menangis merenung
Oleh cinta

Kau coba hapuskan rasa 
Rasa dimana kau melayang jauh
Dari jiwaku Juga mimpiku

Biarlah, biarlah
Hariku dan harimu 
Terbelenggu satu
Oleh ucapan manismu 

Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t'lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina

Sekilas kau tampak layu 
Jika kau rindukan gelak tawa
Yang warnai Lembar jalan kita
Reguk dan teguklah 
Mimpiku dan mimpimu 
Terbelenggu satu
Oleh ucapan janjimu



Download: Sheila On 7 - Kita

[Cover] Mau Dibawa Kemana

Mau Dibawa Ke Manaby. Armada

Semuanya telah ku beri
Dengan kesungguhan hati untukmu
Hanya untukmu

Tak perlu kau tanya lagi
Siapa pemilik hati ini
Kau tahu pasti dirimu

Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda
Dan tak pernah nyatakan cinta

Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti
Antara kau dan aku



Download: [Cover] Armada - Mau Dibawa Kemana